Tampilkan postingan dengan label iptek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iptek. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Agustus 2011

Petakan Bencana, Tim Stafsus Presiden Temukan Situs-situs Purbakala

Posted On 01.37 by meteorfreakz.tk

www.lakubecik.org
 
 Jakarta - Tim katastropik purba dari staf khusus presiden bidang bencana dan bantuan sosial saat ini sibuk memetakan kegempaan di Indonesia. Namun siapa sangka, selama proses tersebut banyak situs-situs purbakala yang terungkap. Wah!

Koordinator tim, Erik Rizki menjelaskan, penemuan-penemuan purbakala itu sifatnya hanya kebetulan saja. Tujuan utama tim bentukan Andi Arief ini adalah untuk melihat berbagai bencana yang terjadi di masa lampau.

"Sekarang itu catatan tidak lengkap. Hanya 200 tahun lalu, baik di BMKG maupun di badang Geologi. Catatan bencana itu tidak tercatat dengan baik, apalagi catatan sebelum 1 masehi. Padahal berdasarkan hipotesis peneliti kami, bencana gempa dan tsunami itu berulang," jelas Erik saat berbincang dengan detikcom, Kamis (28/7/2011).

Dengan mengetahui karakter bencana masa lalu, maka tim ini bisa memetakan potensi gempa yang akan terjadi pada masa depan. Erik mencontohkan peristiwa tsunami di Aceh tahun 2004 lalu. Menurut dia, kejadian dahsyat bukan kali pertama terjadi. Ratusan tahun lalu, bumi Serambi Mekkah juga pernah tergerus tsunami yang menewaskan ratusan orang.

"Berdasarkan penelitian, terjadi bencana tsunami 1.400-an dan itu terjadi dua kali. Menghabiskan seluruh penduduk di sana," terang Erik.

Karena itu, Erik dan timnya terus berkelana memetakan potensi bencana di Tanah Air. Termasuk di Pulau Jawa dan pulau-pulau berpenduduk padat lainnya. "Itu fungsi kami sebagai pegawai negara," imbuhnya.

Nah, seiring dengan tugas itu, tak jarang ditemukan berbagai hal yang berbau purbakala. Saat meneliti tsunami di Aceh misalnya, tim yang dipimpin lulusan Geofisika dan Meteorologi ITB ini tak sengaja menemukan masjid.

"Ada masjid yang dibangun di atas candi di kedalaman 10 meter. Diindikasikan berada 10 meter ke bawah tanah," terangnya.

Dari hasil penelitian paleotsunami, tim ini juga menemukan keramik dan tembok di kedalaman 2-3 meter di Aceh. Tidak hanya itu, indikasi adanya candi yang tersembunyi di bawah tanah di Karawang juga ditemukan oleh tim.

Bagaimana dengan indikasi adanya piramida di Gunung Lalakon Bandung? Erik mengaku tim ini juga sempat melakukan pemantauan. Namun karena fokus mereka pada pemetaan gempa, temuan itu tidak terlalu diseriusi.

Temuan yang paling menarik adalah kanal-kanal yang terletak di Trowulan, Jawa Timur. Di sana, terbentang kanal raksasa yang memiliki lebar 20-50 meter dan memanjang hingga 9-11 kilometer.

"Kami berhipotesis kanal-kanal itu dibangun sebelum Majapahit didirikan. Kemungkinan kanal-kanal dibangun menggunakan mud volkano, lalu dialirkan sampai kali brantas. Ini menarik, nggak pernah tercatat di buku kertagama dan catatan lain-lain, terkubur karena bencana," paparnya.

Yang paling mutakhir adalah kabar penemuan perabadan kuno di Selat Sunda. Menurut Erik, memang ada seorang peneliti yang pernah menyelam di Selat Sunda hingga kedalaman 6.500 meter. Peneliti tersebut bahkan sempat melihat patahan-patahan yang menyerupai kota. Namun, butuh penelitian panjang untuk membuktikan hal tersebut.

"Ada semacam seperti kota, relief dasar laut. Tapi harus diteliti ulang. Lebih mirip patahan di kedalaman," terangnya.

(mad/anw)
 


Dugaan Candi Terkubur di Jawa Sedang Diteliti

Posted On 01.29 by meteorfreakz.tk

IST






INILAH.COM, Jakarta - Tim untuk membuktikan dugaan adanya candi yang terkubur di sejumlah lokasi di Jawa dan Sumatra, sudah terbentuk. Saat ini, penelitian sedang berlangsung.

"Jika candi itu benar-benar terkubur di dalamnya, maka itu akan menjadi benda arkeologi untuk mengungkap peradaban di Indonesia," ujar asisten staf khusus presiden bidang bantuan sosial dan bencana, Wisnu Agung, kepada INILAH.COM, Rabu (30/3/2011).

Wisnu menjelaskan keyakinan adanya candi-candi yang terkubur di Jawa dan Sumatera bisa dilihat dari hipotesa dua ilmuwan dunia, yaitu Profesor Arsyo Santos dan Profesor Stephen Openheimer.

Kedua ilmuwan tersebut, lanjutnya, mempublikaskan hipotesanya bahwa daratan Atlantis yang tenggelam itu adalah Daratan Sunda. Mereka percaya bahwa letusan Krakatau berkaitan dengan musnahnya Kerajaan Kuno
pada sekitar 11.600 tahun lalu.

"Selain itu, kita teliti menggunakan citra satelit, data seismik dan tiga dimensi bahwa terdapat bukit yang bentuknya di luar kebiasaan struktur bukit. Bukit-bukit itu terlihat bukan terbentuk oleh alam, tetapi seperti gundukan tanah yang mengubur bangunan," imbuhnya.

Wisnu menambahkan tim penelitian sudah bekerja delapan bulan lalu, yang terdiri dari tim ahli gempa dan geologi bersama tim staf khusus
presiden bidang bantuan sosial dan bencana alam. Awalnya, tim meneliti patahan lempengan gempa. Secara tak sengaja, indikasi adanya candi dan bangunan berbentuk paramida ditemukan di sejumlah daerah seperti Jawa Barat, Lampung, Bengkulu, Jambi, Palembang dan Garut.

"Sejauh ini, para peneliti belum bisa memastikan 100 persen dugaan
mereka terkait bangunan menyerupai candi dan piramida. Soalnya, untuk
membuktikannya dibutuhkan penelitian yang lebih dalam lagi," tegasnya.

"Kita bersama tim ahli bukan mencari piramida atau benua atlantis, tapi lebih dari itu berupaya mencari bukti bencana-bencana purba," tambahnya. [bar]

sumber


Wow! Ada Candi & Piramid Terkubur di Jawa-Sumatra

Posted On 01.24 by meteorfreakz.tk

Inilah salah satu bukit di Pulau Jawa yang dicurigai mengubur candi. - inilah.com
INILAH.COM, Jakarta – Sejumlah candi dan bangunan berbentuk piramida diperkirakan terkubur di beberapa lokasi di Pulau Jawa dan Sumatra. Kecurigaan akan adanya bangunan yang diduga candi atau piramida tersebut muncul secara tidak sengaja ketika dilakukan penelitian mengenai patahan gempa.Penemuan tersebut terjadi secara kebetulan saat tim Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam meneliti patahan gempa di Jawa dan Sumatra sejak delapan bulan lalu. Lokasi yang diteliti berada di Jawa Barat, Lampung, Bengkulu, Jambi, Palembang, dan Garut.
Para peneliti merasa curiga karena di wilayah itu terdapat bukit yang bentuknya di luar kebiasaan struktur bukit. Bukit-bukit itu terlihat bukan terbentuk oleh alam, tetapi seperti gundukan tanah yang mengubur bangunan.
Namun, menurut Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam, Andi Arief, penemuan itu masih harus diperdalam lagi. “Masih harus diperdalam lagi informasi itu, belum bisa dipastikan 100 persen,” kata Anda Arief kepada INILAH.COM, Sabtu (26/3/2011).
Menurut sumber yang menolak disebutkan namanya, bukit-bukit tersebut sudah diteliti menggunakan citra satelit, data seismik dan citra tiga dimensi. Saat ini penelitian juga masih berlangsung. Yang pasti, menurut Asisten Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam, Iwan Sumule, jika candi itu benar-benar terkubur di dalamnya, maka itu akan menjadi benda arkeologi untuk mengungkap peradaban di Indonesia.

sumber


Jumat, 18 Maret 2011

Ditemukan 'Batu Bronjongan' di Gunung Lalakon

Posted On 16.14 by meteorfreakz.tk

Batu-batuan itu tersusun rapi membentuk sudut 30 derajat dengan garis horizontal.


 Penggalian tim Turangga Seta menemukan batu boulder yang tersusu rapi  

VIVAnews - Tim Turangga Seta yang melakukan penggalian di Gunung Lalakon, Soreang, Bandung, Jawa Barat, sejak Senin pekan ini berhasil menemukan beberapa batu boulder yang mereka duga batu penutup bangunan piramida.
Batu-batu boulder itu ditemukan di lubang penggalian dengan lebar sekitar 3 meter, panjang 5 meter, dan kedalaman hingga 4 meter, yang terletak di koordinat 6° 57,5' Lintang Selatan, 107° 31,239' Bujur Timur, serta ketinggian 986 meter di atas permukaan laut.
Batu-batu boulder tersebut panjangnya bervariasi, antara 1,1 meter hingga 2 meter, dengan besar yang kurang lebih sama, yakni selebar 30-40 sentimeter (cm) serta tersusun rapi dan teratur.
Menurut pendiri Turangga Seta, Agung Bimo Sutedjo, batu-batuan boulder itu membentuk sudut 30 derajat dengan garis horizontal dan mengarah ke titik pusat piramida. Setidaknya, tim menemukan 4 batu boulder di kedalaman 1,5 meter di bawah permukaan tanah dan 3,7 meter di bawah permukaan tanah.
Agung mengatakan, batu-batu boulder itu merupakan batu bronjongan yang sengaja diatur sedemikian rupa, agar tanah yang menutupi bangunan piramida tidak longsor. Ditemukannya batu-batu 'bronjongan' tersebut membuat beberapa tenaga penggali yang notabene warga sekitar Gunung Lalakon sempat tertegun.
"Kalau saya melihat tanah yang digali oleh beko (back hoe) di bukit sebelah, tanahnya tidak seperti ini. Ini tanahnya ada batu-batunya, seperti sengaja diuruk," ujar Agus Yahya Budiana, warga Kampung Badaraksa yang berada di lokasi penggalian, kepada VIVAnews.com, Rabu 16 Maret 2011.
Namun, penggalian belum menemukan bangunan piramida yang diduga tertimbun di bawah batu-batu boulder yang ditemukan. "Dari petunjuk hasil uji geolistrik, semestinya batuan padat yang diduga bangunan piramida, masih berada sekitar 2 meter di bawah tanah dasar lubang penggalian," kata Agung, kepada VIVAnews.com.
Gunung Lalakon merupakan salah satu dari beberapa bukit yang diduga oleh kelompok Turangga Seta menyimpan bangunan Piramida. Sebelumnya, Tim Turangga Seta telah melakukan pengujian dengan alat geolistrik bersama tim peneliti dan menemukan citra struktur batuan yang 'tak alamiah'. (art)

sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/210044-ditemukan--batu-bronjongan--di-gunung-lalakon





Turangga Seta Menggali 'Gunung Piramida'

Posted On 16.11 by meteorfreakz.tk

Penggalian dilakukan di puncak Gunung Lalakon, 986 meter di atas permukaan laut.
 Gunung Lalakon Soreang Bandung (A Rizaluddin/ VIVANews)


VIVAnews - Komunitas pecinta sejarah nusantara Turangga Seta melakukan penggalian di Gunung Lalakon, yang terletak di Soreang Bandung.
Penggalian ini merupakan salah satu upaya untuk menindaklanjuti hasil temuan uji geolistrik yang telah mereka lakukan sebelumnya, bersama tim peneliti.
"Kami telah melakukan penggalian sejak Senin pagi," ujar Ayu Reditya Dewi, Anggota Tim Turangga Seta Jakarta kepada VIVAnews, di Gunung Lalakon Bandung Jawa Barat, Rabu petang 16 Maret 2011.
Belasan anggota tim Turangga Seta dibantu oleh belasan warga sekitar, melakukan penggalian di titik koordinat 6° 57,5' Lintang Selatan, 107° 31,239' Bujur Timur, dan ketinggian 986 meter di atas permukaan laut.
Penggalian yang dilakukan di Puncak Gunung Lalakon itu dilakukan sekitar 7 meter dari lokasi menara antena Base Transceiver Station yang berada di tanah milik PT Saguling.
"Kami sudah memperkirakan agar penggalian yang kami lakukan tak mempengaruhi struktur menara sehingga tidak mengganggu operasi dari antena tersebut," ujar Dani Subrata, Kepala Tim Penggalian Turangga Seta, kepada VIVAnews.
Upaya penggalian dilakukan oleh tim Turangga Seta sebagai bentuk kepedulian mereka karena pemerintah dirasa kurang responsif. Padahal sebelumnya, tim Turangga Seta pernah melaporkan kecurigaan mereka kepada pemerintah, dalam hal ini Pusat Penelitian Arkeologi Nasional yang berada dibawa Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata.
Batu Tapak, Gunung Paseban, di dekat Gunung Lalakon Bandung
"Sebenarnya penggalian ini bukan tugas kami. Tapi kami ingin membuktikan bahwa sejak dulu sebenarnya leluhur kita telah memiliki kebudayaan yang sudah demikian tinggi," ujar Agung Bimo Sutedjo, pendiri kelompok Turangga Seta.
Penggalian ini sendiri, menurut Dani, sudah sesuai dengan peraturan yang ada, yakni Undang-Undang No 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya, Pasal 26. "Setiap orang berhak melakukan pencarian cagar budaya atau yang diduga cagar budaya dengan melakukan penggalian atau pengangkatan di darat," ujar Dani mengutip ayat 2 pasal itu.
Sementara persyaratan yang diatur pada ayat 4 undang-undang itu, yakni harus meminta izin pemerintah atau pemerintah daerah, sudah dilakukan dengan meminta izin kepada Lurah, RW dan RT setempat.

sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/210039-turangga-seta-menggali--gunung-piramida-


Sabtu, 19 Februari 2011

Benarkah ini Pyramid yang ada di Indonesia???

Posted On 20.13 by meteorfreakz.tk

Apakah ini Pyramid yang ada di Indonesia???

istilah gaib ada karena keterbatasan indera kita yg rata2 terkondisikan dg alam fisik.. sedikit percobaan sederhana untuk membuktikan keterbatasan indera kita, peralatannya sederhana cuma remote tv dan handphone kamera,ambil remote tv lalu arahkan bagian yg ada lednya ke kamera handphone sambil memencet salah satu tombol berulang-ulang, apa yang terjadi ternyata remote memancarkan cahaya infra merah yang tidak tertangkap oleh kondisi normal mata kita, itu baru infra merah belum lagi spektrum2 dan energi2 lain yg tersebar di seluruh alam semesta... nah untuk melampaui pengkondisian inderawi ini kita harus punya teknologi yang tepat untuk meng-unlocknya, ibarat hanphone yg dikunci oleh salah satu operator maka setelah di-unlock baru dapat menangkap semua sinyal dan menerima semua SIM card.. ;)
----------------------------

Perhatikan bukit ini, ini adalah salah satu bukit yg ada di Garut, tepatnya di desa Sakahurip dekat Wanaraja Garut, bukit ini mempunyai bentuk yg unik seperti Pyramid, sangat jelas terlihat keempat sisinya dan keempat sudutnya, bukit ini sudah diuji Geolistrik oleh teman2 dari BPPT dan PVMBG, dan sudah positif bahwa di dalam bukit ini ada Pyramidnya dgn susunan, tanah penutup sedalam 5 meter lalu batuan dan batu penyusun Puramid lalu didalamnya terlihat berongga, semoga bentuk bukit seperti ini bisa menginspirasi teman2 dari GN untuk mengamati daerah sekitarnya masing2.
Ciri2 bukit yg layak diamati:
1. Mempunyai 4 sisi dan 4 sudut dan mirip Pyramid, dan ujung atasnya sangat lancip
2. Daerahnya gak pernah longsor meskipun gak ada peohonannya
3. Angker dan aura mistisnya kuat
4. Ada banyak mitos gak nyambung yg beredar disitu, makin gak masuk akal mitosnya makin kuat leluhur ingin menutupi wilayah itu jadi makin layak diamati
5. Penduduk terdekat biasanya masyarakat yg tertinggal krn kuatnya aji kemayan yg bekerja maka daya pikir penduduk menjadi pendek alias logikanya menjadi pendek
6. Sering kliatan ada sinar yg melayang naik atau turun di bukit itu
7. Biasanya beredar kepercayaan klo bukit itu digali atau dirusak akan membuat desa terdekat terkena bencana, dan mitos inilah yg justru mengamankan Pyramid2 kita

Semoga, data-data ini bisa membantu semua teman2 di GN untuk mulai mengamati wilayah yg dilewati atau dimana saja yg sedang dilewati

....................................R A H A Y U _/\_ ........................................
----------------------------------



Bentuk Pyramid yg ada di Bandung, semoga bentuk-bentuk seperti ini dgn mudah dapat ditemukan didaerah terdekat saudara2 di GN, bukit ini biasanya di kamuflase oleh bukit2 yg lain.... RAHAYU..._/\_
----------------

Didunia ini banyak sekali nama-nama desa, kota bahkan negara yg menggunakan nama-nama Sansekerta, dan beberapa nama sansekerta yg digunakan tidak ada dalam perbendaharaan Sansekerta India,namun nama2 itu justru ada artinya di negri ini, keberadaan nama2 itu didukunf bukti dgn adanya cerita expansi keseluruh benua yg tergambar jelas di candi Penataran, maka pasti ada bukti2 kebesaran yg ada di negri ini, bukti2 kebesaran tadi pasti ditutupi pada saat era runtuhnya Mojopoit,maka kalau ada bangunan berperadaban tinggi di luar negri maka pasti ada bangunan sejenis di negri ini yg lebih besar dan lebih megah

Selain itu juga ada perbandingan terbalik dgn teori peradaban yg ada saat ini, karena seluruh situs ditimbun dan jadi hutan serta diberi aji kemayan (kekuatan yg dimiliki leluhur kita yg sanggup membuat orang gak sadar akan adanya situs besar disekitarnya dan membuat logika orang menjadi turun), maka masyarakat setempat yg tinggal di dekat situs akan terkena aji kemayan. Sehingga pola pikir mereka akan cenderung tertinggal, maka justru di daerah yg masyarakatnya tertinggal justru peradaban besar pernah ada

Dengan penjelasan ini semoga seluruh temen2 di GN mulai mengamati daerah yg tertinggal terutama di ujung timur negri ini
............rahayu....... _/\_

----------------
 Kepada Teman-teman yg mengenal Foto ini:
Foto ini dibuat oleh Anthonio Langlang buana di atas udara Wamena, yg merupakan deretan pegunungan Baliem, saya menangkap kuat ada getaran di daerah yg saya tandai, maka bagi saudara2 di Greget yg tahu posisi detail lokasi ini mohon dishare di sini, terutama koordinatnya dan nama bukit2 yg saya tandai
=================== R A H A Y U _/\_ ====================

----------------
 Pengujian Geolistrikoleh team TS bersama LIPI dan BPPT sudah selesai dan hasilnya positif Pyramid, setelah pengujian maka tahap berikutnya adalah penyingkapan tanah penutup lokasi, semoga dalam waktu dekat kita berhasil mengadakan negosiasi dgn pejabat terkait utk membuka kebesaran leluhur kita

==================== R A H A Y U ======================
-------------------
Bukit besar dengan bentuk limasan kerucut di daerah Jawa Barat ini tingginya lebih dari 300 meter, setelah di uji Geolistrik oleh tim Turangga Seta bersama dengan tim dari BPPT dan LIPI menunjukkan bahwa bukit besar tersebut POSITIF adalah PYRAMID, dari penelusuran sejarah peradaban diketahui bahwa bangunan ini berusia ribuan tahun sebelum masehi dari masa kejayaan Kerajaan Magadha (kerajaan induk Nuswantara jaman silam), masih ada ratusan koordinat serupa yang sudah ditandai oleh tim TS yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.

Memahami dan membuktikan bahwa Nuswantara awal dari peradaban dunia adalah bagian dari sistem Ketahanan Nasional yang paling mendasar, belajar dari tanah sendiri dan belajar dari LELUHUR sendiri ...Sura Dira Jayaningrat, Swuh Kabrasta den Pangastuti, Jaya-jaya Wijayanti ...Wijaya Nuswantara _/\_
------------------------------



Keberadaan Pyramid di tanah Tapanuli... bekas peninggalan Kerajaan apa ya??
--------------------

Bandung dulu adalah bekas kerajaan besar yg bernama Magada, Siti Hinggil ada di daerah dekat lapangan terbang, istana balekambang ada di daerah taman sari, sedangkan beberapa kacu mas atau Pyramid ada di sekitar Cimahi...inilah salah satu Kacumas yg ada di bekas kraton Magada
-------------------------------------------
Timbunan tanah "pyramid" deket kota, selanjutnya kita akan ekspedisi ke sana untuk membuktikan apakah benar ini pyramid atau gunung biasa ???... siapa yang mau ikutan ????... ayo di daftar di sini.... saratnya : akomodasi dan segala biaya ekspedisi kita tanggung bersama alias BBM hehehe.... harap makloom kita kan gak dibiayai siapapun.... termasuk pemerintah... kita putra-putra nuswantara yang cinta dan percaya kepada kebesaran leluhur sebagai nenek moyang kita... dan kita berupaya membuktikan kebenaran itu. 
----------------------------------
istilah gaib ada karena keterbatasan indera kita yg rata2 terkondisikan dg alam fisik.. sedikit percobaan sederhana untuk membuktikan keterbatasan indera kita, peralatannya sederhana cuma remote tv dan handphone kamera,ambil remote tv lalu arahkan bagian yg ada lednya ke kamera handphone sambil memencet salah satu tombol berulang-ulang, apa yang terjadi ternyata remote memancarkan cahaya infra merah yang tidak tertangkap oleh kondisi normal mata kita, itu baru infra merah belum lagi spektrum2 dan energi2 lain yg tersebar di seluruh alam semesta... nah untuk melampaui pengkondisian inderawi ini kita harus punya teknologi yang tepat untuk meng-unlocknya, ibarat hanphone yg dikunci oleh salah satu operator maka setelah di-unlock baru dapat menangkap semua sinyal dan menerima semua SIM card.. ;)
----------------------------------
Beberapa benda misterius yang terlihat terbang melayang yg diabadikan leluhur kita di candi Borobudur. Ada 2 UFO yg jelas tergambar dalam relief ini, yg pertama tepat di atas kuda yg berbentuk seperti piring terbang dan yg kedua berada di atas gajah, perhatikan kedua gambar itu, gambar UFO yg tergambar semuanya dalam posisi melayang jadi tanpa tiang penyangga ataupun tanpa tali penggantung, kedua bentuk benda ini juga membuat ketakutan 2 hewan yg tergambar (kuda dan gajah). Keberadaan kuda dan Gajah ini menunjukkan ke dua hewan ini ada di lapangan yg luas, krn bisa berlarian, sehingga tidak mungkin 2 benda misterius ini menempel pada dinding bangunan, maka kita perlu teliti ulang cerita yg ada di relief candi2 kita, krn selama ini cerita yg ada di atas ini dikatakan "RAMAYANA"...kita harus hapuskan cerita peramayanaan yg ada di candi2 kita agar cerita asli tentang kebesaran leluhur kita bisa muncul kembali
 ---------------------------------

Perhatikan relief ini, dikiri atas kapal terlihat ada seperti awan, namun kalau kita cocokkan dengan awan yang lain yg ada di candi ini maka akan terlihat awan ini sangat berbeda dibandingkan dgn awan2 yg lain yg ada di candi ini,awan ini lebih menyerupai benda angkasa yang terbang melayang yang mengikuti pasukan leluhur kita saat akan penaklukan, sehingga dapat disimpulkan ini bukan awan tapi merupakan bentuk UFO yang lain yg tergambar dengan sangat jelas di candi BOROBUDUR, untuk lebih jelasnya silahkan datang sendiri ke Candi Borobudu.....sekali lagi ini bukan cerita Ramayana seperti yg dinyatakan secara resmi oleh dinas terkait...semoga bermanfaat..............................
_/\_ rahayu....
------------------------------------
Bukit Kuning.. entah kenapa namanya disebut bukit kuning.. bentuknya mirip pyramid.. ketika saya sempatkan jalan2 tahun baru kemarin terlihat penampakan titik hitam.. saya tidak tau ini apakah debu yg menempel di kamera atau apa.??? ini terlihat hanya di dua foto ini.. logikanya jika ini kotoran yg menempel pasti terlihat juga difoto lain..
------------------------------------
Saya baru dari sini, di pantai Sibolga. Posisinya tidak jauh dari pinggir pantai tempat saya berdiri melihat pulau ini. tapi saya tidak naik boat ke sana. Kata penduduk setempat nama pulaunya Pulau SATUKUS. Jika diperhatikan, pulau ini mirip sekali seperti piramid yang tenggelam setengahnya. Tidak ada pantai sama sekali pada pinggir pulaunya karena memang bentuknya yang segitiga. Anehnya kata penduduk setempat banyak sekali lumba-lumba yang bermain-main di setiap pinggir pulau ini. Apakah mungkin di pulau semacam piramid ini dahulu leluhurnya akrab dengan lumba-lumba, sehingga masih banyak lumba-lumba yang bermain-main disini?
sumber :  foto di 
http://www.facebook.com/group.php?gid=184635981553444


Sabtu, 12 Februari 2011

Piramid di Eropa?

Posted On 14.20 by meteorfreakz.tk

Adakah Pyramid di Eropa ?

Seorang Arkeolog Bosnia, Mr Semir Osmanagic, telah memberi konfirmasi bahwa sejak pertengahan April 2006 lalu penggalian sudah mulai dilakukan. Kini beberapa terowongan yang diperkirakan merupakan pintu masuk dari Piramida telah terbuka. Rata-rata ruangan-ruangan pada piramida kini sudah dapat dimasuki beberapa pekerja dan para arkeolog. Tim Gabungan dari beberapa Arkeolog Australia, Austria, Skotlandia, dan Slovenia juga turut bagian dalam misi penggalian atas ketiga Piramida.



wah dari foto ini aja saya dah yakin kalo bukit itu tuh mang pyramid ...
keliatan banget ...

Para Tim Arkeolog yang bertanggung jawab penuh atas penggalian telah memutuskan untuk memberi nama pada piramida-piramida tersebut. Bukit Visocica yang merupakan tempat piramida utama diberi nama "Bosnian Sun Pyramid", sedangkan dua bukit yang lebih kecil disekitarnya, masing-masing diberi nama "Bosnian Moon Pyramid" dan "Bosnian Dragon Pyramid". Total di areal perbukitan ini terdapat tiga buah Piramida yang keseluruhan bangunannya telah ditutupi oleh lebatnya vegetasi disekelilingnya. Mengutip Pernyataan dari seorang Kepala Penggalian, Philip Coppens, Surat Kabar lokal Dnevni Avaz menyebutkan bahwa mungkin Piramida-Piramida ini dibuat oleh Perdaban Illyrians antara periode 12.000 S.M sampai 500 S.M. Didalam Argumennya, Coppens juga menjelaskan bahwa ia bersama rekan-rekannya belum bisa menemukan sisa-sisa Organik, kayu dan batu bara disekitar areal Piramida, sehingga penelitian masih sulit untuk dilakukan dan mungkin beberapa analisa yang telah kami lontarkan belumlah sepenuhnya benar.



ngga mungkin banget kalo alam yang buat batu batu persegi tersebut ...
kalaupun bisa tidak sebanyak itu dan tidak kebetulan seperti itu ...

Jika benar Piramida-Piramida tersebut dibuat antara periode 12.000 S.M sampai 500 S.M, maka dimungkinkan pada ahir zaman es, peradaban manusia zaman dulu telah mampu membuat bangunan Kolosal semegah itu. Dari beberapa informasi penggalian diareal Perbukitan Visocica, penggalian atas situs purbakala tsb telah mengalami banyak perkembangan yang pesat. Para Tim Arkeolog kini telah berhasil menemukan beberapa trowongan lain disekitar areal lereng bukit, ruangan-ruangan didalam Piramida juga sudah banyak ditemukan, namun tidak ada satu mummi-pun ditemukan di Sun Piramid. Nampaknya Bosnian Sun Piramid memang bukan dibangun sebagai areal pemakaman Raja-Raja.

pemandangan pyramid bosnia dari atas ...


Para arkeolog percaya,bahwa penemuan Piramida di Visoko ini akan mempunyai implikasi lebih lanjut terhadap perubahan pengetahaun sejarah didunia. Dengan membandingkan teknik arsitekturnya, Bosnian Piramid mungkin saja dibangun oleh orang-orang sama yang juga telah ikut terlibat dalam pembuatan The Great Piramid Giza, dan mungkin saja Bosnian Piramid menjadi Piramid terakhir yang dibuat. Tetapi, perkiraan tsb mungkin saja salah, mungkin saja Bosnian Piramid malah lebih dulu dibangun dibandingkan Piramid di Giza. Bosnian Sun Piramid sendiri ditaksirkan memiliki tinggi 220 meter dengan lebar 70 meter, masih kalah besar dengan Piramid di Giza.




Para Tim Arkeologis yang tergabung dalam Yayasan Bosnian Sun Piramid telah mengagendakan rencana-rencana penelitian mereka terhadap tiga buah Bosnian Piramid antara tahun 2006 sampai 2010 nanti. Ditargetkan pada ahir 2007, sebagian besar penggalian terhadap Sun Piramid telah rampung dilaksanakan. Kemudian akan diteruskan dengan penggalian terhadap dua buah Piramid lainnya yaitu Moon Piramid dan Dragon Piramid. Untuk pertengahan tahun 2007 ini, Sun Piramid telah dibuka untuk umum. Kini,Piramid tersebut telah banyak dikunjungi oleh para wisatawan manca negara.
sumber : http://www.klikunic.com/2008/09/adakah-pyramid-di-eropa.html


Jumat, 19 November 2010

Yuk Ngintip Isi Dalam Bangunan Piramid!

Posted On 16.58 by meteorfreakz.tk

Piramid atau piramida adalah konstruksi bangunan yang sudah digunakan sejak lama oleh bangsa Mesir kuno maupun bangsa Maya, digunakan sebagai makam raja-raja masa dahulu serta sarana ibadah (pemujaan).

Dalam sejarah konstruksi bangunan piramida digunakan sudah sejak lama. Bangsa bangsa Mesir kuno maupun bangsa Maya dikenal menggunakan bangunan piramida sebagai makam raja-raja masa dahulu serta sarana ibadah (pemujaan) selain ada dugaan sebagai tempat penimbunan (gudang) pangan sejak zaman Nabi Yusuf ketika persiapan menghadapi musim paceklik ataupun tempat penyimpanan harta.

Di beberapa daerah di Indonesia, dikenal bangunan yang memiliki konstruksi mirip piramida di antaranya penden berundak yang dikatakan sebagai prototipe piramida, maupun candi candi diantaranya yang mirip dengan konstruksi piramida adalah candi sukuh bahkan Candi Borobudur bisa dikatakan merupakan bentuk konstruksi piramida yang dimodifikasi
Beragam analisis tentang digunakannya konstruksi piramida.

Ada yang menyebutnya sebagai bangunan warisan UFO dengan alasan terdapat bangunan mirip piramida ditemukan di Mars yang berada satu lintang derajat yang sama dengan lintang derajat di Bumi, ada pula yang mengatakan peninggalan peradaban Atlantis dan sebagian lagi mengatakan bahwa konstruksi piramida digunakan dengan alasan bahwa pada peradaban lampau, manusia mengalami kesulitan untuk membuat konstruksi kubah. Oleh karena itu digunakanlah konstruksi piramida untuk mempermudah. Konstruksi kubah sendiri baru digunakan pada masa Romawi dengan konstruksi pelengkung pada bangunan betonnya dan Romawi Timur yang disempurnakan pada masa peradaban Islam.



Isi Di Dalam Piramida
Spoiler for piramid:


Spoiler for piramid:


Spoiler for piramid:


Spoiler for piramid:


Spoiler for piramid:


Spoiler for piramid:


sumber 
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5967859



Rabu, 17 November 2010

10 Kota Mati Yang Ditemukan

Posted On 11.19 by meteorfreakz.tk

Di bawah ini beberapa kota yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan.

1.Kolmanskop


Kolmanskop adalah sebuah kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah. Dalam dua tahun terciptalah sebuah kota yang megah lengkap dengan segala prasarananya seperti kasino, sekolah, rumah sakit, juga dengan bangunan tempat tinggal yang eksklusif yang berdiri di lahan yang dulunya tandus dan merupakan padang pasir. Tetapi setelah perang dunia pertama, jual beli berlian menjadi terhenti, ini merupakan permulaan berakhirnya semuanya. Sepanjang tahun 1950 kota mulai ditinggalkan, pasir mulai meminta kembali apa yang menjadi miliknya. Papan metal yang kokoh roboh, kebun yang cantik dan jalanan yang rapi dikubur dibawah pasir, jendela dan pintu bergeretak pada setiap engselnya, kaca-kaca jendela terpecah membelalak seperti menunjukan kehancuran pada hamparan pasir yang menjulang. Quote: Sebuah kota mati baru telah dilahirkan, sampai saat ini masih nampak sepasang banguna yang berdiri, juga terdapat bangunan seperti sebuah teater masih dalam kondisi yang sangat baik, dan sisanya, rumah-rumah tersebut hancur digerus pasir dan menjadi deretan rumah-rumah hantu yang menakutkan.

2.Prypiat

Prypiat adalah sebuah kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang berharga, pakaian dan lain-lain semua seperti kebanyakan milik keluarga-keluarga pada umumnya.

Penduduk hanya boleh mengambil dokumen penting, buku dan pakaian yang tidak terkontaminasi oleh nuklir. Namun sejak abad 21, tidak lagi ada barang berharga yang tertinggal, bahkan tempat duduk dikamar kecilpun dibawa oleh para penjarah, banyak dari bangunan yang isinya dirampok dari tahun ke tahun. Bangunan yang tidak lagi terawat, dengan atap yang bocor, dan bagian dalam bangunan yang tergenang air di musim hujan, semakin membuat kota tersebut benar-benar menjadi kota mati. Kita bisa melihat pohon yang tumbuh di atap rumah, pohon yang tumbuh di dalam rumah. Para CoD 4 players pasti mengenali kota yg satu ini.

3.Sanz Hill


Disebelah Utara Taiwan, terdapat sebuah kampung yang futuristic, pada awalnya dibangun sebagai sebuah tempat peristirahatan yang mewah bagi kaum kaya. Bagaimanapun, setelah terjadi banyak kecelakaan yang fatal pada masa pembangunannya akhirnya proyek tersebut dihentikan. Setelah mengalami kesulitan dana dan kesulitan para pekerja yang mau mengerjakan proyek tersebut akhirnya pembangunan resort tersebut benar-benar dihentikan ditengah jalan. Desas-desus kemudian bermunculan, banyak yang bilang kawasan kampung tersebut menjadi tempat tinggal para hantu, dari mereka yang sudah meninggal.

4.Craco

Craco terletak didaerah Basilicata dan provinsi Matera sekitar 25 mil dari teluk Taranto. Kota pertengahan ini mempunyai area yang khas dengan dipenuhi bukit yang berombak-ombak dan hamparan pertanian gandum serta tanaman pertanian lainnya. Ditahun 1060 ketika kepemilikan lahan Craco dimiliki oleh uskup Arnaldo pimpinan keuskupan Tricarico. Hubungan yang berjalan lama dengan gereja membawa pengaruh yang banyak kepada seluruh penduduk. Di tahun 1891 populasi penduduk Craco lebih dari 2000 orang, waktu itu mereka banyak dilanda permasalahan social dan kemiskinan yang banyak membuat mereka putus asa, antara tahun 1892 dan 1922 sekitar 1300 orang pindah ke Amerika Utara. Kondisi pertanian yang buruk ditambah dengan bencana alam gempa bumi, tanah longsor serta peperangan inilah yang menyebabkan mereka bermigrasi massal.

Antara tahun 1959 dan 1972 Craco kembali diguncang gempa dan tanah longsor. Di tahun 1963 sisa penduduk sekitar 1300 orang akhirnya dipindahkan ke suatu lembah dekat Craco Peschiera, dan sampai sekarang Craco yang asli masih tertinggal dalam keadaan hancur dan menyisakan kebusukan sisa-sisa peninggalan penduduknya.

5.Oradour Sul Glane


Perkampungan kecil Oradour Sul Glane di Perancis menunjukan sebuah kondisi keadaan yang sangat mengerikan. Selama perang dunia ke II, 642 penduduk dibantai oleh tentara Jerman sebagai bentuk pembalasan atas terhadap perlakuan Perancis waktu itu. Jerman yang waktu itu sebenarnya berniat menyerang daerah di dekat Oradour Sul Glane tapi akhirnya mereka menyerang perkampungan kecil tersebut pada tanggal 10 Juni 1944. menurut kesaksian orang-orang yang selamat, penduduk laki-laki dimasukan kedalam sebuah gudang dan tentara jerman menembaki kaki mereka sehingga akhirnya mereka mati secara pelan-pelan. Wanita dan anak-anak yang dimasukan ke dalam gereja, akhirnya semua mati tertembak ketika mereka berusaha keluar dari dalam gereja. Kampung tersebut benar-benar dihancurkan tentara Jerman waktu itu. Dan sampai saat ini reruntuhan kampung tersebut masih berdiri dan menjadi saksi betapa kejamnya peristiwa yang terjadi saat itu.

6. GunkanJima

Pulau ini adalah salah satu dari 505 pulau tak berpenghuni di Nagasaki Daerah Administratsi Jepang, sekitar 15 kilometer dari Nagasaki. Pulau ini juga dikenal sebagai “Gunkan Jima” atau pulau kapal perang. Pada tahun 1890 ketika suatu perusahaan (Mitsubishi) membeli pulau tersebut dan memulai proyek untuk mendapatkan batubara dari dasar laut di sekitar pulau tersebut. Di tahun 1916 mereka membangun beton besar yang pertama di pulau tersebut, sebuah blok apartemen dibangun untuk para pekerja dan juga berfungsi untuk melindungi mereka dari angin topan.

Pada tahun 1959, populasi penduduk pulau tersebut membengkak, kepadatan penduduk waktu itu mencapai 835 orang per hektar untuk keseluruhan pulau (1.391 per hektar untuk daerah pusat pemukiman), sebuah populasi penduduk terpadat yang pernah terjadi di seluruh dunia. Ketika minyak tanah menggantikan batubara tahun 1960, tambang batu bara mulai ditutup, tidak terkecuali di Gunkan Jima, di tahun 1974 Mitsubishi secara resmi mengumumkan penutupan tambang tersebut, dan akhirnya mengosongkan pulau tersebut. Pada tahun 2003 pulau ini dimbil sebagai setting film “Battle Royal II” dan mengilhami sebuah game popular “Killer7”.

7. Kadykchan

Kadykchan merupakan salah satu kota kecil di Rusia yang hancur saat runtuhnya Uni Soviet. Penduduk terpaksa berjuang untuk mendapatkan akses untuk memperoleh air, pelayanan kesehatan dan juga sekolah. Mereka harus keluar dari kota itu dalam jangka waktu 2 minggu, untuk menempati kota lain dan menempati rumah baru. Kota dengan penduduk sekitar 12.000 orang yang rata-rata sebagai penambang timah ini dikosongkan. Mereka meninggalkan rumah mereka dengan segala perabotannya. Jadi anda dapat menemukan mainan, buku, pakaian dan berbagai barang didalam kota yang kosong.

8. Kowloon


Kota besar Kowloon yang terletak di luar Hongkong, China. Dulunya diduduki oleh Jepang selama perang dunia II, yang kemudian diambil alih oleh penduduk liar setelah Jepang menyerah. Pemerintahan Inggris ingin China bertanggung jawab terhadap kota ini, karena kota tersebut menjadi kota yang tidak beraturan dan tidak taat pada hukum pemerintah. Populasi tidak terkendali, penduduk membangun koridor lybirint yang setinggi jalan yang penuh tersumbat oleh sampah, bangunan yang sangat tinggi sehingga membuat cahaya matahari tidak bisa menyinari. Seluruh kota disinari dengan neon. Kota tersebut penuh dengan rumah pelacuran, kasino, rumah madat dan obat bius dan kokain, banyak terdapat makanan-makanan dari daging anjing dan juga terdapat pabrik-pabrik rahasia yang tidak terganggu oleh otoritas.Keadaan ini akhirnya berakhir ketika di tahun 1993, diambil keputusan oleh pemerintah Inggris dan otoritas China untuk menghentikan semua itu.

9. Varosha

Varosha adalah sebuah daerah yang tidak diakui oleh republic Cyprus Utara. Sebelum tahun 1974 Turki menginvasi Cyprus, daerah ini merupakan daerah wisata modern di kota Famagusta. Pada tiga dekade terakhir, kota ini ditinggalkan dan menjadi kota mati. Di tahun 1970-an, kota ini menjadi kota tujuan wisata utama di Cyprus. Untuk memberikan pelayanan yang memuaskan kepada para wisatawan, kota ini membangun berbagai bangunan mewah dan hotel. Ketika tentara Turki menguasai daerah tersebut, mereka menjaga dan memagari daerah tersebut, tidak boleh ada yang keluar masuk kota tersebut tanpa seijin dari tentara Turki dan tentara PBB. Rencana untuk kembali mengembalikan Varosha ke tangan kendali Yunani, namun rencana tersebut tidak pernah terwujud. Hampir selama 34 tahun kota tersebut dibiarkan dan tidak ada perbaikan. Perlahan bangunan-bangunan tersebut hancur, metal mulai berkarat, jedela pecah, dan akar-akar tumbuhan menembus dinding dan trotoar. Kura-kura bersarang di pantai yang ditinggalkan. Di tahun 2010 Pemerintahan Turki bermaksud untuk membuka kembali Varosha untuk para turis dan kota kembali bisa didiami dan akan menjadi salah satu kota yang paling berpengaruh di uatara pulau.

10. Agdam


Kota besar Agdam di Azerbaijan adalah salah satu kota besar yang populasi penduduknya mencapai 150.000 orang. Namun kemudian hilang setelah pada tahun 1993 sepanjang perang Nagorno Karabakh. Walaupun kota ini tidak secara langsung menjadi basis peperangan, namun kota ini tetap mendapatkan efek dari perang tersebut, dengan menjadi korban dari sikap para Armenians yang merusak kota tersebut. Bangunan-bangunan dirusak dan akhirnya ditinggalkan penghuninya, hanya menyisakan masjid-masjid yang masih utuh berdiri. Penduduk Agdam sendiri sudah berpindah ke area lain, seperti ke Iran.

Sumber: http://yesayanugroho.blogspot.com/2009/10/kota-kota-mati-yang-ditemukan.html