Jumat, 18 Maret 2011

Ditemukan 'Batu Bronjongan' di Gunung Lalakon

Posted On 16.14 by meteorfreakz.tk

Batu-batuan itu tersusun rapi membentuk sudut 30 derajat dengan garis horizontal.


 Penggalian tim Turangga Seta menemukan batu boulder yang tersusu rapi  

VIVAnews - Tim Turangga Seta yang melakukan penggalian di Gunung Lalakon, Soreang, Bandung, Jawa Barat, sejak Senin pekan ini berhasil menemukan beberapa batu boulder yang mereka duga batu penutup bangunan piramida.
Batu-batu boulder itu ditemukan di lubang penggalian dengan lebar sekitar 3 meter, panjang 5 meter, dan kedalaman hingga 4 meter, yang terletak di koordinat 6° 57,5' Lintang Selatan, 107° 31,239' Bujur Timur, serta ketinggian 986 meter di atas permukaan laut.
Batu-batu boulder tersebut panjangnya bervariasi, antara 1,1 meter hingga 2 meter, dengan besar yang kurang lebih sama, yakni selebar 30-40 sentimeter (cm) serta tersusun rapi dan teratur.
Menurut pendiri Turangga Seta, Agung Bimo Sutedjo, batu-batuan boulder itu membentuk sudut 30 derajat dengan garis horizontal dan mengarah ke titik pusat piramida. Setidaknya, tim menemukan 4 batu boulder di kedalaman 1,5 meter di bawah permukaan tanah dan 3,7 meter di bawah permukaan tanah.
Agung mengatakan, batu-batu boulder itu merupakan batu bronjongan yang sengaja diatur sedemikian rupa, agar tanah yang menutupi bangunan piramida tidak longsor. Ditemukannya batu-batu 'bronjongan' tersebut membuat beberapa tenaga penggali yang notabene warga sekitar Gunung Lalakon sempat tertegun.
"Kalau saya melihat tanah yang digali oleh beko (back hoe) di bukit sebelah, tanahnya tidak seperti ini. Ini tanahnya ada batu-batunya, seperti sengaja diuruk," ujar Agus Yahya Budiana, warga Kampung Badaraksa yang berada di lokasi penggalian, kepada VIVAnews.com, Rabu 16 Maret 2011.
Namun, penggalian belum menemukan bangunan piramida yang diduga tertimbun di bawah batu-batu boulder yang ditemukan. "Dari petunjuk hasil uji geolistrik, semestinya batuan padat yang diduga bangunan piramida, masih berada sekitar 2 meter di bawah tanah dasar lubang penggalian," kata Agung, kepada VIVAnews.com.
Gunung Lalakon merupakan salah satu dari beberapa bukit yang diduga oleh kelompok Turangga Seta menyimpan bangunan Piramida. Sebelumnya, Tim Turangga Seta telah melakukan pengujian dengan alat geolistrik bersama tim peneliti dan menemukan citra struktur batuan yang 'tak alamiah'. (art)

sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/210044-ditemukan--batu-bronjongan--di-gunung-lalakon





Turangga Seta Menggali 'Gunung Piramida'

Posted On 16.11 by meteorfreakz.tk

Penggalian dilakukan di puncak Gunung Lalakon, 986 meter di atas permukaan laut.
 Gunung Lalakon Soreang Bandung (A Rizaluddin/ VIVANews)


VIVAnews - Komunitas pecinta sejarah nusantara Turangga Seta melakukan penggalian di Gunung Lalakon, yang terletak di Soreang Bandung.
Penggalian ini merupakan salah satu upaya untuk menindaklanjuti hasil temuan uji geolistrik yang telah mereka lakukan sebelumnya, bersama tim peneliti.
"Kami telah melakukan penggalian sejak Senin pagi," ujar Ayu Reditya Dewi, Anggota Tim Turangga Seta Jakarta kepada VIVAnews, di Gunung Lalakon Bandung Jawa Barat, Rabu petang 16 Maret 2011.
Belasan anggota tim Turangga Seta dibantu oleh belasan warga sekitar, melakukan penggalian di titik koordinat 6° 57,5' Lintang Selatan, 107° 31,239' Bujur Timur, dan ketinggian 986 meter di atas permukaan laut.
Penggalian yang dilakukan di Puncak Gunung Lalakon itu dilakukan sekitar 7 meter dari lokasi menara antena Base Transceiver Station yang berada di tanah milik PT Saguling.
"Kami sudah memperkirakan agar penggalian yang kami lakukan tak mempengaruhi struktur menara sehingga tidak mengganggu operasi dari antena tersebut," ujar Dani Subrata, Kepala Tim Penggalian Turangga Seta, kepada VIVAnews.
Upaya penggalian dilakukan oleh tim Turangga Seta sebagai bentuk kepedulian mereka karena pemerintah dirasa kurang responsif. Padahal sebelumnya, tim Turangga Seta pernah melaporkan kecurigaan mereka kepada pemerintah, dalam hal ini Pusat Penelitian Arkeologi Nasional yang berada dibawa Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata.
Batu Tapak, Gunung Paseban, di dekat Gunung Lalakon Bandung
"Sebenarnya penggalian ini bukan tugas kami. Tapi kami ingin membuktikan bahwa sejak dulu sebenarnya leluhur kita telah memiliki kebudayaan yang sudah demikian tinggi," ujar Agung Bimo Sutedjo, pendiri kelompok Turangga Seta.
Penggalian ini sendiri, menurut Dani, sudah sesuai dengan peraturan yang ada, yakni Undang-Undang No 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya, Pasal 26. "Setiap orang berhak melakukan pencarian cagar budaya atau yang diduga cagar budaya dengan melakukan penggalian atau pengangkatan di darat," ujar Dani mengutip ayat 2 pasal itu.
Sementara persyaratan yang diatur pada ayat 4 undang-undang itu, yakni harus meminta izin pemerintah atau pemerintah daerah, sudah dilakukan dengan meminta izin kepada Lurah, RW dan RT setempat.

sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/210039-turangga-seta-menggali--gunung-piramida-


Selasa, 08 Maret 2011

Mengubah sejarah lewat Facebook, kenapa tidak?

Posted On 20.02 by meteorfreakz.tk

Isa Alamsyah (http://www.facebook.com/KomunitasBisaIndonesia)

Image
Ada yang bertanya apakah aktif di facebook membuang waktu?
Jawabannya. tentu saja tergantung bagaimana kita memakainya.
Jawaban ini juga berlaku untuk Twitter, blog, BBM, SMS, dan jaring sosial lainnya.

Image

Tahukah Anda, diktator Husni Mubarak mengundurkan diri setelah 30 tahun memerintah dengan tangan besi, salah satunya karena Facebook. Karena itu langkah penting pemerintah untuk membungkam demo besar ketika Mubarak masih berkuasa adalah menutup jaringan facebook di Mesir.

Image

Tapi karena gerakan sudah meluas, dengan atau tanpa facebook, akhirnya Mubarak jatuh.

Image

Salah satu orang yang dianggap tokoh penggerak rakyat Mesir baru-baru ini adalah Wael Ghonim. Dalam peta politik Mesir, ia bukan siapa-siapa. Pemuda Mesir ini hanyalah seorang manajer di Google Timur Tengah berkantor di Dubai.

Tapi di bulan Juli 2010 ia membuat sebuah langkah sederhana.

Apa itu? Ia membuat fanpage bernama "We are all Khaled Said"

Image

Khaled Said adalah pengusaha kecil yang menjadi korban penyiksaan polisi Mesir di sebuah warnet di Alexandria.

Image

Image

Image

Image

Banyak yang menganggap fan page ini adalah cikal bakal media komunikasi kelompok anti pemerintah. (Republika 13 Feb 11)

Sejak itu banyak orang membuat fan page sejenis dan mengungkap banyaknya Khaled Said yang baru.

Awalnya ini hanya seperti perlawanan diam di kalangan netter (pengguna internet) tapi ternyata kegiatan ini telah mempersiapkan bangsa Mesir terhadap sebuah perubahan.

Revolusi rakyat di Tunisia bisa jadi adalah pemicu gerakan rakyat di Mesir.

Tapi kesiapan rakyat untuk bergerak salah satunya adalah karena sudah terbekali pesan-pesan yang mereka secara online.

Fakta di atas sudah cukup menunjukkan betapa sebuah langkah sederhana dengan jejaring sosial bisa memberikan dampak luar biasa.

Apakah Anda ingin mengubah sejarah dengan Facebook Anda?

Kalau terlalu berat, mari sederhanakan pertanyaannya.

Apakah Anda ingin agar kegiatan Facebook Anda lebih bermanfaat?

Jika mau, ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan:

1. Status inspiring

Apa yang ditulis di status sebenarnya menunjukkan kualitas kita.

Daripada berkeluh kesah, kenapa tidak memulai status dengan sesuatu yang inspiring.

Bukan berarti membatasi kita berekspresi, tapi apa salahnya kalau tetap bisa berekspresi tapi tetap bisa inspiring.

Misalnya cape mengurus anak.

Kita bisa menulis status "Waduh capeknya mengurus anak-anak, tobat!..." (becanda)

Atau menulis seperti status bernada sama tapi ada nilai inspiringnya.

"Ketika lelah mengejar anak ke sana kemari, besyukurlah karena mereka sehat." (sama-sama cape tapi inspiring)

Memilih status berkelas juga melatih kemampuan menulis. Kalau kita menulis status dan banyak dikomentari, setidaknya menunjukkan apa yang ditulis punya daya tarik.



2. Membuat fanpage (halaman) atau group


Jika mempunyai sesuatu yang kita pedulikan, maka buatlah group atau halaman sendiri.

Dari sana mungkin kita akan membuat perubahan.

Kita tentu tidak lupa bagaimana dukungan terhadap Prita begitu besar hingga akhirnya bisa bebas. Sekalipun ada agenda besar lain yang tidak tercapai, tapi setidaknya jejaring sosial tetap punya gigi.

Sama juga dengan kasus Chandra dan Bibit di KPK yang mendapat banyak dukungan dari masyarakat.



3. Menulis notes atau mengupload gambar atau video.


Jika membuat fanpage atau group terlalu berat, maka sempatkan menulis notes atau gambar atas ide-ide untuk kemajuan.

Buat artikel untuk perbaikan.

Sempatkan seminggu sekali, sebulan sekali tidak masalah. Kalau gerakan menulis untuk kebaikan sudah membudaya maka kita akan menjadi masyarakat yang lebih baik.

Kalau menulis berat kenapa tidak mengupload foto inspiring atau video.

Misalnya kasus Gayus kembali naik ke permukaan karena setelah sebuah upload video atau gambar di twitter. Itu juga merupakan bentuk ikut serta dalam perubahan.

Lagu Andaikan Aku Gayus Tambunan http://www.youtube.com/watch?v=SEKnyIddtDU kini sudah disaksikan lebih dari 400.000 pegunjung. Artinya sudah ratusan ribu orang yang semoga tersentuh hatinya untuk perbaikan hukum.


4. Menforward, menyalin ulang atau merekomendasikan


Jika langkah menulis notes, mengupload gambar atau video masih susah.

Maka lakukan forward atau rekomendasi pada orang lain.

Kalau ada artikel menarik, kalau ada fanpage menarik, kalau ada group menarik, dan inspiring. Rekomendasikan pada teman-teman kita.

Kalau kita tidak bisa jadi pelopor setidaknya jadilah pendukung.

Seringkali ada pembaca di komunitas bisa yang minta izin copy paste artikel yang dikirim. Jawabannyaselalu sama? Silakan dicopas, di masukkan ke mading , dll.

Karena memang itu tujuannya. Menyebar luaskan ide dan semangat perbaikan.

Misalnya video "Andaikan Aku Gayus Tambunan" kini sudah ada belasan upload di Youtube bahkan ada copy upload yang mencapai 400 ribu-an juga (Artinya bisa sejuta lebih yang menonton video ini).

Tapi pastikan ketika Anda menforward atau copas tetap menghormati pembuat karya dan jangan disalahgunakan untuk tujuan komersial, nanti bisa merugikan.

Kalau nonton film bagus, buat di status komentarnya, lalu rekomendasikan teman untuk menonton.

Kalau ada seminar bagus, dan kita merasa semakin bagus kalau banyak yang ikut seminar tersebut, tulis di status kesannya dan rekomendasikan teman-teman..

Kalau ada buku bagus, ungkap kesannya di status, dan rekomendasikan.

Jangan merasa rugi mempromosikan bisnis orang lain yang baik, karena itu juga amal.

Sekalipun kita tidak dapat untung di dunia, jangan takut semua kebaikan dihitung di akhirat.

Karena itu Komunitas Bisa juga tetap bersemangat mempromosikan film, buku, atau karya yang baik, sekalipun tidak dapat apa-apa secara material.



5. Beri komen


Kalau menforward saja masih keberatan, maka jangan pelit memberi komen atas artikel yang bagus.

Itu akan memberi semangat pada penulisnya atau pembuat karya.

Kalau penulis atau pembuat karya bersemangat dia akan berkarya lagi.

Semakin banyak orang baik bersemanagat menghasilkan karya baik maka kita akan menjadi masyarakat yang lebih baik.

Ingat energi negatif lebih kuat dari energi postif.

Kadang untuk komentar buruk kita bersemangat tapi memuji kita malas.

Contoh sederhana, kalau supir terlambat kita langsung menegur. Kalau supir datang tepat waktu tiap hari apakah kita berterima kasih?

Anak nilai buruk kita menegur, kalau nilainya baik apakah kita memujinya?

Anak susah makan kita marahi, ketika makan dengan kesadaran apa kita puji?

Kita harus memberi energi lebih pada semangat positif

karena kecenderungan alamiahnya energi negatif lebih kuat.



6. Klik suka atau like


Jika memberi komen juga kita tidak sempat, maka ini adalah langkah action terendah. Ketika baca artikel bagus, ketika baca ulasan menarik. Setidaknya gerakkan tangan dan klik suka dengan mouse.

It's a very simple. Tapi itu mungkin bisa menjadi andil kita dalam mengubah sejarah.

Mungkin saja orang penulis artikel yang anda klik suka, jadi bersemangat dan terus menulis dan menjadi penulis besar yang mengubah dunia. Why not?


7. Silent Majority


Jika kita suka artikel, suka fanpage, suka karya film, tapi malas forward, malas komen, bahkan malas like walaupun merasa dapat sesuatu.

Maka kita adalah anggota Silent Majority. Orang baik, jumlahnya banyak, tapi diam.

Ingin perubahan tapi tidak mau action sama sekali.

Kebaikan yang silent (diam) sekalipun banyak akan dikalahkan oleh keburukan yang minor tetapi vokal. Minoritas yang vokal akan lebih bergaung dari mayoritas yang silent.


Itu sebabnya undang undang anti pornografi berlarut-larut karena sekalipun banyak orang yang pro pada UU anti pornografi tapi kalah vokal oleh minoritas yang tidak menyetujuinya tapi lebih bersuara.


Salah satu tujuan dari Komunitas bisa adalah, membuat sebanyak-banyaknya orang baik yang silent majority (baik tapi diam) manjadi out spoken majority (Baik, banyak dan berani bicara).

Untuk kebaikan kita harus aktif berbicara dan bergerak.

Semoga artikel ini membuat kita semakin membuat aktivitas facebook dan internet kita kebih bermanfaat.


No Excuse! Karena Anda bisa!


******
Image


Jadikan diri Anda sebagai salah satu pintu ilmu dan inspirasi bagi rekan-rekan Anda. [smilie=good2.gif]

sumber :
http://forum.hikmatul-iman.com/viewtopic.php?f=17&t=617&start=0

-------------------------


“Barangsiapa di antara kamu yang melihat kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya.


Jika tidak mampu, hendaklah dengan lisannya (mulutnya).


Jika tidak mampu, hendaklah dengan hatinya (iaitu membenci kemungkaran yang berlaku) dan itulah selemah-lemah iman”


(Hadis riwayat Muslim).